Pages

Minggu, 25 April 2010

GEBYAR HARDIKNAS DI SEPANJANG JALAN THAMRIN

Ahad, 25 April 2010
Oleh Untung S. Drazat

Persiapan awal tak begitu terasa…
Persiapan akhir memenatkan mata…
Proses pelaksanaan seru tak terkira…
Alhamdulilah kini letih-kantuk terbayar juga

Inilah kali pertama sekolah ini mengikuti event Dinas Pendidikan Nasional Provinsi DKI Jakarta berupa aktivitas pameran dan aksi unjuk kebolehan yang diadakan di sepanjang jalan Thamrin, hari ini, Ahad 25 April 2010.

Ajang pameran tersebut bisa berupa kegiatan menampilkan benda-benda hasil karya anak atau warga sekolah secara keseluruhan. Misalnya, karya tulis anak, hasil kerajinan tangan maupun foto-foto dan majalah dinding yang menggambarkan portofolio dari lembaga pendidikan yang bersangkutan. Pameran bisa juga diisi dengan unjuk kebolehan dan kreativitas anak-anak, seperti tarian khas Betawi, marching band, silat, atau unjuk kerja mengenai program-program khas yang dimiliki masing-masing lembaga yang diwakilinya. Dalam kegiatan ini SDN Marunda 02 Pagi menjadi salah satu sekolah yang mewakili kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Sabtu, 17 April 2010

Situs Eksternal - 5

SEKOLAH MANGKUK

Written by   Redaksi , Thursday, 15 April 2010 08:13
Dikutip dari: http://cetak.batampos.co.id/inspirasi/5953-sekolah-mangkuk.html 


Batam Pos. Aneh terasa judul di atas tetapi benar adanya. Adalah SDN Marunda 02, Cilincing, Jakarta Utara yang telah menerapkan sekolah mangkuk ini. Sebenarnya sih pola yang dilakukan di Jakarta ini menyontek pola yang dilakukan sebuah SD di Malang, Jawa Timur. Nah, tidak ada salahnya jika sekolah di Kepri ikut juga menyotohnya.

Sekolah mangkuk atau kelas mangkuk adalah sebuah cara untuk mengurangi sampah. Siswa yang jajan di kantin sekolah harus membawa mangkuk dan meletakkan penganan/jajan yang mereka beli di mangkuk. Pola ini demi menghemat penggunaan plastik/styrofoam alias gabus sebagai pembungkus makanan.

Awalnya memang sekolah harus modal dulu, yakni menyediakan mangkuk dan gelas untuk setiap siswa. Lalu, sekolah mewajibkan kantin untuk tidak melayani siswa yang jajan tanpa menggunakan mangkuk dan gelas sendiri. Yah, tentu saja sekolah harus menyediakan kantin dan melarang siswa untuk jajan di luar sekolah.

Jumat, 16 April 2010

Situs Eksternal - 1


SPECIAL CHILDREN FIND ACCEPTANCE IN NORTH JAKARTA CLASSROOMS

By Nurfika Osman

December 15, 2009


Children with special needs are getting much needed attention at the Marunda SD 02 elementary school in North Jakarta, even though they’ve had to share a classroom with regular students.

Seventy-one students at Marunda — or more than one out of seven of the school’s total population of 529 students — are categorized as having learning disabilities. The special students suffer from autism, attention-deficit hyperactivity disorder or physical disabilities.

Under a conventional educational system, special-needs students would be enrolled in schools that specifically address their needs. Marunda, however, doesn’t mind integrating them into a regular classroom setup.

“These students must be included in society,” said Bedjo Sujanto, rector of the Jakarta State University (UNJ). “We mustn’t let these children feel that they’re different from society.”

Situs Eksternal - 2

PEMAHAMAN SANITASI BERSIH HARUS SEJAK DINI 

Rachmad  Yuliardi Nasir
9 Desember 2009  17:23

Diambil dari: 


 
Sanitasi bersih itu penting, tetapi kadang kala sulit untuk dilakukan. Untuk itulah diadakan Konferensi Sanitasi Nasional 2009 yang di laksanakan di Jakarta 8-10 Desember 2009.

Acara yang di buka di Istana Wapres oleh Wakil Presiden Boediono pada hari Selasa 8 Desember 2009, turut hadir Gubernur DKI Fauzi Bowo, serta para Menteri antara lain, Menkes, Mendagri, Meneg LH, Menteri PU, Kepala Bappenas. Juga diisi dengan talk show Menteri, pemberian penghargaan kepada kota pioner percepatan sanitasi, pameran sanitasi, diskusi media, pemutaran film, rakernas AKOPSI (Aliansi Kota Peduli Sanitasi), penampilan para duta sanitasi, diskusi inovasi pengelolaan persampahan dan air limbah, drainase perkotaan, sanitasi sekolah serta kunjungan ke lapangan.

Untuk melihat sanitasi bersih dari dekat peserta di ajak ke SD Marunda 02, Kelurahan Penjaringan, Halim Perdanakusuma serta ke Rawasari. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada hari terakhir, yaitu Kamis 10 Desember 2009.

Pemahaman sanitasi bersih harus dilakukan sejak dini seperti, buang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan, cuci tangan dengan sabun setelah BAB, mau makan dan setelah beraktivitas.

Kamis, 15 April 2010

Situs Eksternal - 3

HARI CUCI TANGAN PAKAI SABUN SEDUNIA:
Pesan Hidup Sehat dari Ujung Utara Jakarta

Ditulis Oleh: 
Sari Wattimena, Sugiantoro, Ulina Nababan, ESP

Dikutip dari: 
http://www.esp.or.id/2008/11/24/marunda-2/
 
ESP-Jakarta. Carilah lokasi SD Negeri Marunda 02 Pagi di peta Jakarta terbaru sekalipun. Niscaya, yang akan Anda temukan hanyalah halaman berisi informasi koordinat sebuah rawa bakau di ujung utara Jakarta. Masih penasaran ingin datang ke sana? Siapkan mental untuk menyusuri jalan raya penuh debu, lubang dan bergelombang yang didominasi truk dan kontainer. Satu kilometer sebelum tiba di tujuan, Anda harus menggulung celana dan mengganti sepatu dengan sandal jepit. Karena air pasang setinggi betis akan menemani perjalanan Anda sebelum tiba di gerbang sekolah.

Lokasi yang terpencil boleh saja melenyapkan nama SD ini dari peta Jakarta. Tapi tanggal 18 Oktober 2008, 16 guru dan 400-an murid sekolah ini setidaknya berhasil menjadikan sekolah mereka muncul dalam ”peta” dunia kesehatan dan sanitas Indonesia. Ya, SD Negeri Marunda 02 Pagi ini menjadi pusat perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia 2008 dalam bentuk festival kesehatan yang diselenggarakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan ESP, Aman Tirta, Helen Keller Indonesia dan Dettol.


Situs Eksternal - 4

SDN MARUNDA 02 PAGI:
Sekolah dengan Sanitasi Terbaik


Oleh Rio, Safari Sidakaton

Dikutip dari http://www.beritabaru.com/index.php?option=com_content&view=article&id=7223:sdn-marunda-sekolah-sanitasi-terbaik&catid=53:berita-peristiwa&Itemid=58

Jakarta, beritabaru.com - Sekolah Dasar Negeri 02 Marunda Cilincing Jakarta Utara yang telah mendapat predikat sebagai sekolah yang mempunyai sanitasi baik ternyata juga telah mendapat beberapa juara olimpiade untuk tingkat sains.

J"Untuk prestasi pengetahuan Alhamdulillah. Kemarin SDN 02 Marunda mendapat juara Olimpiade MIFA. Selain itu sekolah ini juga berpestasi untuk bidang  olahraga dan kesenian walaupun baru tingkat kecamatan," kata Syarifudin BM, Kepala Sekolah SDN Marunda 02 Cilincing kepada beritabaru.com, Kamis (10/12).
Syarifudin mengakui, untuk bidang pengetahuan SDN Marunda 02 memang barumenjuarai pada tingkat kecamatan. Hal itu lantaran SDN 02 Marunda mempunyai jumlah murid yang banyak yaitu mencapai 529 murid.